Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Agustus 2014

Tips Terbaik Budidaya Cabai Cabe

Cabai atau cabai merah atau juga Chili adalah buah dan tumbuhan anggota (Genus Capsicum). Buahnya dapat di golongkan sebagai Sayur-sayuran maupun Bumbu, Tergantung bagai mana di pergunakan. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia tenggara sebagai penguat rasa makanan. Nah.... Bagi seni masakan Padang cabai bahkan dianggap sebagai bahan makanan Pokok, yang ke 10 (Alih-alih 9) Dan sangat sulit bagi masakan padang di buat tampa cabai Tersebut.

Tips Terbaik Budidaya Cabai (Cabe)


Budidaya cabai merupakan pilihan agribisnis yang bernilai ekonomis tinggi. Untuk itu tips menanam cabai yang benar dan tepat, Baik cara pengendalian hama penyakit maupun teknik budidaya cabai sangat menentukan keberhasilan budidaya cabai tersebut. Tips atau cara menanam cabai di sini telah di sesuaikan dengan kondisi di lapangan pada saat ini. Nah mari kita simak rangkaian sedemikian rupa sehingga tips menanam cabai tersebut sangat praktis dan mudah yang sangat di terapkan bagi anda petani Pemula. Sesuai yang telah di terapkan sebagai berikut.

Syarat-syarat Tumbuh Tanaman Cabai

1. Tanah : Tanah tempat penanaman cabai haruslah gembur dengan kisaran pH 6,5-6,8.

2. Air : Tanaman cabai atau cabe memerlukan air cukup untuk menopang pertumbuhanya. Air tersebut berfungsi sebagai pelarut unsur Hara. Pengangkut unsur hara ke organ tanaman, Pengisi cairan tanaman, Serta membantu proses fotosintesis dan respirasi. Tetapi pemberian air tidak boleh Berlebih-lebihan.

3. Iklim : Angin Sepoi-sepoi sangat cocok untuk budidaya cabai/cabe. Dan curah hujan tinggi berpengaruh terhadap kelebihan air. intensitas sinar matahari sangat di butuhkan tanaman cabai/cabe, yang berkisar antara 10-12 jam per hari. Sedangkan suhu optimal untuk pertumbuhan tanaman cabai/cabe 24 derajat C-28 derajat C.


Persiapan Teknis Budidaya Cabai/Cabe

1. Pemeliharaan Lokasi Budidaya Cabai Atau Cabe : Lokasi budidaya cabai sebaiknya di pilih yang sangat strategis, Dan Transportasi mudah, yang dekat dengan sumber air, Dan jauh dari area penanaman cabai/cabe lain/tanaman sefamili. Sejarah lahan sangat penting untuk anda perhatikan, Dan yang paling baik lahan tidak di tanami tanaman cabe selama minimal 2 tahun terakhir agar di peroleh hasil yang Optimal.

2. Pengukuran pH Tanah Budidaya Cabai/Cabe : Pengukuran pH tanah di perlukan untuk menentukan jumlah pemberian kapue pertanian pada tanah masam atau pH rendah (Di bawah 6,5). Pengukuran dapat menggunakan dengan kertas Lakmus, pH meter, Atau cairan pH tester. Dan Pengambilan titik sampel bisa di lakukan secara Zigzag.

3. Persiapan Sarana Prasarana Budidaya Cabai/Cabe Sesuai Dengan Urutan Sebagai Berikut :

1. Pengadaan tanah untuk media semai.
2. Pengadaan pupuk kandang, pupuk kimia, dan kapur pertanian.
3. Pengadaan benih mulsa PHP (Plastik hitam perak).
4. Pengadaan pestisida.
5. Pengadaan ajir, Dan bambu penjepit mulsa PHP (Plastik hitam perak) Dan tali pertanian.
6. Pengadaan Peralatan.
7. Dan persiapan tenaga kerja.

Pelaksanaan Budidaya Cabai/Cabe 

Persiapan Lahan Budidaya Cabai, Sesuai Dengan Urutan Sebagai Berikut :

1. Pembajakan dan penggarutan.
2. Pembuatan bedengan kasar selebar 110-120 cm, Dan tinggi mencapai 40-70 cm, Terus lebar sekitar 50-70 cm.
3. Pemberian kapur pertanian sebanyak 200 kg/rol mulsa PHP untuk tanah dengan pH di bawah 6,5.
4. Pemberian Pupuk kandang fermentasi sebanyak 40 ton/ha dan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 150 kg/rol mulsa PHP.
5. Pengadukan/Pencacakan bedengan agar pupuk yang telah di berikan bercampur dengan tanah. Terus rapikan bedengan tersebut.

6. Pemasangan mulsa PHP.
7. Pembuatan lubang tanam.
8. Jarak tanam ideal musim kemarau 60 cm x 60 cm, Dan musim hujan bisa di perlebar 70 cm x 70 cm. Bertujuan untuk menjaga kelembaban udara di sekitar tanaman cabai atau cabe.
9. Pemasangan Ajir.

Persiapan Pembibitan Dan Penanaman Budidaya Cabai/Cabe

1. Rumah atau sungkup pembibitan.
2. Pembuatan media semai, Komposisi media semai adalah 20 liter tanah, 10 liter pupuk kandang, Dan 150 g NPK Halus. Kemudian media semai di masukkan kedalam polibag semai.
3. Penyemaian benih cabai/cabe.
4. Pemeliharaan bibit, Pembukaan sungkup di mulai jam 07.00 - 09.00. Kemudian sungkup di buka lagi sekitar jam 15.00 - 17.00. Umur 5 hari menjelang tanam sungkup harusdi buka penuh, Untuk penguatan tanaman. Kemudian penyiraman jangan terlalu basah, Di lakukan setiap pagi. Dan penyemprotan pestisida di lakukan pada umur 15 Hari setelah semai, Dan dosis 1/2 dari dosis dewasa.
5. Pindah tanam. Bibit cabai atau cabe berdaun sejati 4 helai siap pindah tanam ke Lahan.

Pemeliharaan Tanaman Cabai (Cabe)

1. Penyulaman Budidaya Cabai (Cabe) : Penyulaman budidaya cabe di lakukan sampai umur tanaman 3 minggu. Apalagi umur tanaman cabe telah terlalu tua dan masih terusdi sulam mengakibatkan pertumbuhan tanaman cabe tidak seragam. Berpengaruh terhadap pengendalian hama penyakit.

2. Perempelan Dan Pengikatan Tanaman Budidaya Cabai (Cabe) : Perempelan tunas samping, Perempelan tunas samping di lakukan pada tunas yang keluar di ketiak daun, Yang bertujuan memacu pertumbuhan vegetatif tanaman, Agar tanaman cabai (Cabe) tumbuh kekar dan kuat. Di samping itu juga menjaga kelembaban pada saat tanaman cabe telah dewasa. Di lakukan sampai pembentukan cabang utama, Di tandai munculnya bunga pertama.

Perempelan Daun : Perempelan daun di lakukan pada umur 80 hari setelah tanam pada Daun-daun di bawah cabang utama dandaun tua/terserang penyakit.

3. Sanitasi Lahan Budidaya Cabai (Cabe) : Sanitasi lahan budidaya cabe Meliputi : Pengendalian gulma/rumput, Pengendalian air pada saat musim hujan sehingga tidak muncul genangan air, Tanaman cabe terserang hama penyakit di singkirkan dari area penanaman.

4. Pengairan Budidaya Cabai (Cabe) : Pengairan budidaya cabe di lakukan secara terukur, Dengan penggenangan atau pengeleban seminggu sekali apabila tidak turun hujan. Penggenangan jangan telalu tinggi, Batas penggenangan hanya 1/3 dari tinggi bedengan.

Pemupukan Susulan Budidaya Cabai (Cabe)

1. Pupuk Akar

Pemupukan akar di berikan dengna cara pengocoran :

1. Umur 15 hst dan 30 hst, dosis 3kg NPK 15-15-15 di larutkan dalam 2001t air, Untuk 1000 tanaman, Tiap tanaman cabai (Cabe) 200 ml.

2. Umur 45 hst dan 60 hst, Dosis 4kg NPK 15-15-15 di larutkan dalam 200lt air, Untuk 1000 tanaman, Tiap tanaman cabai (Cabe) 200 ml.

3. Umur 75 hst, 90 hst dan 105 hst, Dosis 5kg NPK 15-15-15 Di larutkan dalam 200lt air, Untuk 1000 tanaman,Tiap tanaman cabai (cabe) 200 ml

2. Pupuk Daun

1. Kandungan nitrogen tinggi di berikan umur 14 hst dan 21 hst.

2. Kandungan Phospat, Kalium dan mikro tinggi di berikan umur 35 hst dan 75 hst.

Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Cabai (Cabe)

Hama Tanaman :

1. Gangsir : Hama gangsir tanaman cabai adalah (Brachytrypes portentosus). Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif (karbofuran) sebanyak 1 gram pada lubang tanam.

2. Ulat Tanah : Ulat tanah tanaman cabai adalah (Agrotis ipsilon). Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif (sipermetrin, deltametrin, profenofos, klorpirifos, metomil, kartophidroklorida, atau demihipo). Dosis Konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

3. Ulat Buah : Ulat buah tanaman cabai adalah (Helicoverpa sp). Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif Sipermetrin, Deltametrin, Profenofos, Klorpirifos, Metolmil, Kartophidroklorida, Atau Dimehipo. Dosis/Konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

4. Ulat Grayak : Ulat grayak tanaman cabai atau cabe adalah (Spodoptera litura). Pengendalian kimawi menggunakan insektisida berbahan aktif sipermetrin, deltametrin, profenofos, klorpirifos, metomil, kartophidroklorida, atau dimehipo. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

5. Thrips : Thrips tanaman cabai atau cabe adalah (Thrips parvispinus). Pengendalian kimiawi menggunkan insektisida berbahan aktif, abamektin, tiametoksam, imidakkloprid, asetamiprid, klorfenapir, sipermetrin, atau lamdasihalotrin. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

6. Kutu Daun : Kutu daun tanaman cabai atau cabe adalah (Myzus persiceae). Pengendalian kmiawi menggunakan insektisida berbahan aktif, imidakkloprid, asetamiprid, klorfenapir, sipermetrin, atau lamdasihalotrin. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

7. Kutu Kebul : Kutu kebul tanaman cabai atau cabe adalah (Bemisia tabaci). Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif, abamektin, tiametoksam, imidakloprid, asetamiprid, klorfenapir, sipermetrin, atau lamdasihalotrin. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

8. Tungau : Tungau tanaman cabai atau cabe adalah tungau kuning (Pol Polphagotarsonemus lotus), Tungau merah (Tetranychus cinnabarinus). Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida akarisida berbahan aktif,  propargit, dikofol, tetradifon, piridaben, klofentezin, amitraz, abamektin, atau fenproparin. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

9. Lalat Buah : Lalat buah tanaman cabai atau cabe adalah (Decus dorsalis). Pengendalian lalat buah menggunakan perangkap lalat (sexpheromone), Caranya : metil eugenol, Atau dapat menggunakan Buah-buahan yang beraroma di sukai lalat tersebut, Misalnya Nangka, Dan Timun. Kemudian di campur dengan insektisida berbahan aktif metomil, selain dari itu juga dapat di lakukan penyemprotan insektisida berbahan aktif, sipermetrin, deltametrin, profenofos, klorpirifos, metomil, kartophidroklorida, Atau dimehipo. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada dalam kemasan.

10. Nematoda : Nematoda tanaman cabai atau cabe adalah (Meloidogyne incognita). Cara pengendalian nematoda dengan pemberian insektisida berbahan aktif karbofuran, sebanyak 1 gram pada lubang tanam.

Untuk informasi lebih detail pengendalian hama dan penyakit tanaman cabai (cabe)

1. Rebah Semai : Rebah semia tanaman cabai atau cabe adalah (Pythium debarianum). Cara pengendalian ya dengan penyemprotan fungisida sistemik berbahan aktif propamokarb hidroklorida, simoksanil, kasugamisin, asam fosfit, atau dimetomorf dan fungisida kontak berbahan aktif tembaga, mankozeb, propineb, ziram atau tiram, dosis 1/2 dari dosis terendah yang tertera pada kemasan.

2. Layu Bakteri : Bakteri penyebab layu tanaman cabai atau cabe adalah (Pseudomonas sp). Upaya pengendalianya antara lain meningkatkan pH tanah, Memusnahkan tanaman cabe yang terserang, Melakukan penggiliran tanaman serta penyemprotan kimiawi menggunakan bakterisida dari golongan antibiotik dengan bahan aktif kasugamisin, streptomisin sulfat, asam oksolinik, validamisin, atau oksitetrasikin. Sebagai pencegahan secara biologi, Berikan trichoderma pada saat persiapan lahan. Umur 15 hst, 40 hst dan 70 hst di lakukan pengocoran menggunakan pestisida organik pada tanah, Contoh, super glio, wondervat. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

3. Layu Fusarium :  Cendawan penyebab layu tanaman cabai atau cabe adalah (Fusarium oxysporum). Upaya pengendalianya antara lain meningkatkan pH tanah, memusnahkan tanaman cabe yang terserang, melakukan penggiliran tanaman serta menyemprotkan kimiawi menggunakan fungisida berbahan aktif benomil, metalaksil, atau propamokarb hidroklorida, sebagai pencegahan, secara biologi diberikan trichoderma pada saat persiapan lahan. Pada umur 25 hst, 40 hst, dan 70 hst di lakukan pengocoran dengan menggunakan pestisida organik pada tanah. Contoh, super glio, wondervat. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

4. Busuk Phytophtora : Cendawan penyebab busuk phytophtora tanaman cabai atau cabe adalah (Phytopthora infestans). Pengedalian kimiawi menggunakan fungisida sistemik, Contoh bahan aktif yang bisa di gunakan antaranya adalah, metalaksil, propamokarb hidrokloroda, simoksanil, kasugamisin, asam fosfit, atau dimetomorf dan fungisida kontak. Dan contoh bahan aktif yang dapat di gunakan antaranya Tembaga, mankozeb, propineb, ziram atau Tiram, Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

5. Busuk Kuncup :Penyakit busuk kuncup tanaman cabae adalah (Choanephora cucurbitarum). Pengendalian kimawi menggunakan fungisida sistemik, Contoh, bahan aktif yang dapat di gunakan diantaranya, metalaksil, propamokarb hidroklorida, simoksanil, kasugamisin, asam fosfit, atau dimrtomorf, dan fungisida kontak. Dan contoh bahan aktif yang dapat di gunakan diantaranya,tembaga, mankozeb, propineb, ziran atau tiram, Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

6. Bercak Cercospora : Cendawan bercak cercospora tanaman cabai atau cabe adalah (Cercospora capsici). Pengendalian kimawi menggunakan fungisida sistemik,Contohnya bahan aktif yang dapat di pergunakan diantaranya adalah, benomil, metil tiofanat, karbendazim, difenokonazol, atau tebukonazol dan fungisida kontak. Dan contoh bahan aktif yang dapat di pergunakan diantaranya adalah, klorotalonil, azoksistrobin, atau mankozeb. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

7. Antraknosa (Patek) : Cendawanan antraknosa tanamancabe adalah (Colletotrichum capsici dan Gloesporium piperatum). Pengendalian kimiawi menggunakan fungisida sistemik, Contoh bahan aktif yang dapat di pergunakan diantaranya adalah, benomil, metil tiofana, karbendazim, difenokonazol, atau tebukonazol, dan fungisida kontak berbahan aktif adalah klorotalonil, azoksistrobin, atau mankozeb. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

Virus Tanaman Cabai (Cabe)

Virus tanaman cabai (Cabe) adalah (TMV, TEV, TRV, CMV, TRSV, CTV, DAN PVY). Virus merupakan penyakit yang sangat berpotensi yang menimbulkan kegagalan budidaya cabai atau cabe tersebut,Terutama di musim kemarau. Gejala serangan pada umumnya di tandai pertumbuhan tanaman cabai mengecil atau mengerdil, Dan daun mengeriting dan terdapat bercak kuning Kebasah-basahan.

Penyakit virus sampai saat ini belum di temukan pengendalian atau penangkalnya. Penyakit seperti ini di tularkan dari satu tanaman ke tanaman lain melalui vektor atau penular. Beberapa hama yang sangat berpotensi penular virus diantaranya adalah, (thrips, kutu daun, kutu kebul, dan tungau), Manusia dapat juga berperan sebagai penular Virus. Baik melalui pertanian maupun tangan, Terutama pada saat perempelan.

Beberapa upaya penanganan virus antara lain adalah : Mmembersihkan gulma (Gulma berpotensi menjadi inang virus) Mengendalikan hama/serangga penular virus, Dan memusnahkan tanaman cabai (cabe) yang terserang, Membersihkan alat dan memberi pemahaman kepada tenaga kerja agar tidak ceroboh pada saat melakukan penanganan terhadap tanaman cabai (Cabe).

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Tips Terbaik Budidaya Cabai (Cabe) tersebut, Semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung saya http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/08/tips-terbaik-budidaya-cabai-cabe.html
{ Read More }


Minggu, 08 Desember 2013

Tips Mempercepat Proses Kawin Burung Kenari

Anda sedang menangkarkan kenari? Kesulitan dalam proses perkawinannya? Atau tidak juga mau kawin meski jantan betina sudah sama-sama terlihat birahi? Jangan bingung, nih ada beberapa tips untuk Anda yang Om Kicau serap dari sejumlah penangkaran burung, terutama penangkaran Mas Kuwat di kawasan Klewer Sukoharjo.

Syarat utamanya mudah, yakni selain kita punya kenari jantan yang siap kelamin dan akan kita jadikan pejantan, kita juga harus punya kenari jantan lainnya yang juga sudah gacor.

Tips dan langkah-langkah mengawinkan kenari

1. Tidak pernah mencampur jantan betina dalam waktu lama. Artinya, selama penjodohan hingga mau kawin, jangan pernah dicampur dalam satu sangkar.

2. Ketika kenari jantan sudah benar-benar gacor dalam kesehariannya, dan betina sudah matang kelamin (kloaka terlihat bengkak memerah) dan sudah menyusun sarang di sangkar lainnya, proses mengawinkan baru dimulai.

3. Jika kondisi sudah seperti yang saya sebutkan di atas, maka pilihlah waktu pagi hari setelah kita selesai bersih-bersih dan memberi pakan semua momongan, masukkan jantan kenari yang sudah siap itu ke sangkar kenari betina.

4. Jika setelah dimasukkan si kenari jantan tidak juga segera mau naik mengawini si betina, ambillah kenari gacor kita yang lainnya, dan dekatkan ke sangkar jantan-betina yang sedang akan kita kawinkan.

5. Begitu melihat pesaing datang, biasanya kenari jantan akan segera “naik” ke atas betina dan terjadilah perkawinan.

6. Biarkan jantan dan betina kenari berduaan sampai sekitar 1 jam. Dalam rentang waktu itu, biasanya terjadi 2-3 kali perkawinan atau lebih.

7. Setelah poin 6 terlampaui, pisahkan jantan dan betina kenari sehingga keduanya tidak saling lihat.

8. Ulangi kesemua langkah di atas selama 3 hari berikutnya. Nah, setelah lewat 4 hari masa perkawinan, kenari jantan dan betina tidak perlu dicampur lagi. Betina akan bertelur dan mengerami sendiri telur-telurnya.

Tips dan info lain:

1. Jika kita mengawinkan kenari jantan dan betina pada pagi hari, maka setelah sekitar 6 jam atau sore harinya, si jantan bisa untuk mengawini kenari betina yang lain, dengan proses sama dengan tips yang saya sebutkan di atas.

2. Jika kenari jantan tidak juga segera gacor merayu betina meski secara umum terlihat sehat atau kenari betina tidak juga matang kelamin meski sudah berusia di atas 7 bulan; atau telor-telor kenari tidak isi dan karenanya tidak bisa menetas, kita perlu memastikan bahwa si jantan bisa memproduksi sperma yang “berisi” dan kesehatan reproduksi betina benar-benar maksimal. Kalau kita ragu bagaimana caranya, pastikan saja kita menggunakan Bird Mature (klik saja untuk melihat profil Bird Mature).

Selama kondisi alat-alat reproduksi dalam keadaan normal, Bird Mature sudah terbukti meningkatkan kesempurnaan proses reproduksi burung-burung penangkaran. Tidak hanya kenari, tetapi semua jenis burung.

3. Jika burung-burung kenari anakan kita gampang mati, atau kakinya sering pengkor, lembek, karena daya tahan tubuh secara umum lemah, kita perlu memastikan bahwa indukannya mengonsumsi Bird Mineral. (klik saja untuk melihat profil Bird Mineral)

Bird Mineral tidak hanya bagus untuk anakan tetapi juga indukan karena Bird Mineral menjadikan bulu kuat, mulus, berkilau sehabis molting atau ngurak alias mabung; burung tidak terkena rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); bebas paralysa (lumpuh); bebas perosis (tumit bengkak); menjadikan anak burung menetas sehat; burung tidak mengalami urat keting (tendo); burung tidak terlepas sendinya, tidak tercerai (luxatio); paruh tidak meleset, tidak kekurangan darah sehingga pucat dan lemah; burung di penangkaran bisa segera bertelur, telur berisi, produktivitas tinggi, daya tetas tinggi; kematian embrio rendah.

4. Jika Anda masih bingung juga bagaimana cara menangkar kenari yang baik, bergabung saja dengan Om Kicau Hotline yang memberi layanan premium konsultasi perawatan dan penangkaran burung. Bagaimana?

Sumber : http://omkicau.com/2010/04/21/tips-mempercepat-proses-kawin-burung-kenari/
{ Read More }


Senin, 25 November 2013

12 Tips Biar Kepribadian Agan Berkembang!!!

Pikiran ibarat pisau. Dia adalah alat yang mesti diasah secara berkala untuk memaksimalkan potensinya. Pikiran bisa berkembang terus-menerus sepanjang hidup. Pemahaman pun demikian juga, apa yang kita pahami sebagai sesuatu yang benar mungkin suatu saat tidak terlalu benar. Sebab, kita telah menemukan pemahaman yang lebih benar. Misalnya, pemahaman seorang anak tentang segala sesuatu. Ketika dewasa pemahaman tentang segala sesuatu semestinya juga turut berkembang, kian dewasa, makin matang.

Namun, kadang ada beberapa pemahaman kita yang masih ketinggalan. Takut atau jijik terhadap cicak misalnya, boleh jadi itu sejatinya peninggalan pemahaman kanak-kanak yang masih tertanam di alam bawah sadar. Untuk mengatasinya, berikut ini ada 25 tip seadanya deh untuk mengembangkan otak (pemahaman) Anda:



1. Lakukan Apa Yang Paling Anda Takuti
Maksudnya, hal yang akan mengubah pikiran Anda lebih cepat dari apa pun adalah dengan menghadapi ketakutan Anda sendiri. Kalau takut mati bagaimana? Yah, ya jangan lalu bunuh diri. Ini tentang mengatasi rasa takut melakukan sesuatu yang wajar.

contoh : agan takut ama kucing, padahal orang lain biasa aja tuh ama kucing

2. Pahami Diri
Banyak orang mengalami kesulitan untuk memahami dirinya sendiri. Berdayakan pikiran untuk menganalisis dan berintrospeksi tentang segala hal yang akan atau sudah Anda lakukan.

3. Berhenti Bicara
Ada kalanya kita mesti diam sejenak, tidak melulu membicarakan orang atau hal lain di luar diri. Dengan begitu pikiran akan mengarah ke dalam dan kita bisa mulai mengenal diri sendiri. Berhenti bicara juga artinya mulai mendengar dan menyimak omongan orang lain. Hal ini bila dilatih dapat mengembangkan pemahanan kita terhadap orang lain. Orang lebih membuka diri bila kita biarkan dia menjelaskan tentang dirinya secara tuntas.

4. Perkuat Kekuatan Yang Sudah Ada
Kadang-kadang kita terlalu fokus untuk berusaha menutupi kelemahan atau kesalahan kita. Padahal lebih penting untuk berkonsentrasi untuk memperkuat kelebihan yang kita punya.

5. Nonton Pameran Seni
Anda mungkin tak terlalu menghargai seni ataupun berpartisipasi di dalamnya. Tapi, sekadar menonton lukisan atau patung dapat membuat Anda lebih memahami orang lain, yang dalam hal ini menuangkan pemikirannya dalam karya seni. Meski cuma sekilas tapi kita bisa mengamati dan mengambil pelajaran dari apa yang terjadi dalam pikiran orang lain.

6. Berikan Sesuatu Tanpa Kepentingan
Menyumbang pembuat perangkat lunak gratisan di internet atau pengemis di jalan lebih besar dari biasanya. Lakukan hal itu tanpa ada kepentingan apa-apa, walau itu berharap pahala sekalipun. Anda akan mengajari pikiran supaya ikhlas, terbebas dari gagasan materialisme atau gagasan bahwa memberi itu harus berharap ada yang kembali.

7. Baca Buku Penulis Yang Dibenci
Membaca buku yang ditulis oleh penulis yang tidak disukai membuka kesempatan untuk menguji pengendalian pikiran kita sendiri. Ini memungkinkan kita melihat sisi lain, pemikiran yang mungkin kontras atau bertolak belakang dengan kita. Tiap orang semestinya punya sisi positif. Cobalah cari dari si penulis.

8. Ada Harapan dan Tujuan
Jika orang bekerja untuk mencapai tujuan tapi tanpa harapan, dia tak akan peduli dengan hasil pekerjaannya. Bila orang sudah tak peduli dengan hasil, maka dia tak bisa diharapkan.

9. Bersyukur
Tak semua hal dari apa yang kita cintai dan miliki adalah lantaran hasil pengharapan atau upaya sendiri. Bahkan, mungkin sebagian datang begitu saja. Maka, luangkan waktu setiap hari untuk bersyukur atas hal-hal baik yang kita punya dalam hidup.

10. Lakukan Hal Yang Baik Diam-diam
Manusia cenderung ingin dipuji dan karenanya kita biasanya memberitahu orang lain tentang perbuatan baik kita, tapi menyembunyikan yang tidak terlalu baik. Cobalah sesekali berbuat atas dasar kepedulian saja, tidak lebih, dan jangan beritahu teman, pacar, maupun keluarga.

11. Berbagi Keterampilan
Kadang orang yang paling terampil atau ahli dalam suatu bidang adalah yang paling pelit berbagi. Padahal, ketika berbagi pengetahuan atau ketrampilan, Anda tak hanya menjadi punya kekuatan untuk membantu orang lain, tapi juga otomatis meningkatkan keterampilan sendiri. Sebab, dari berbagi itu biasanya timbul pertanyan dan mengarah pada munculnya pemahaman yang mungkin belum kita punya sebelumnya.

12. Memaafkan
Kadang perilaku kita tak mencerminkan pemikiran atau bahkan karakter kita sendiri. Istilahnya khilaf atau sedang stres. Cobalah terus mengingatkan diri sendiri bahwa ketika orang lain bertingkah menyebalkan, mungkin dia juga sedang stres. Tapi kalau terus-terusan mungkin orang itu butuh bantuan psikolog atau psikiater.

http://osserem.blogspot.com/2011/10/12-tips-biar-kepribadian-agan.html
{ Read More }


Minggu, 24 November 2013

Tips agar percaya diri

Kurang percaya diri adalah masalah yang paling banyak membuat banyak orang terpuruk dan selalu berkutat dengan kesedihan dan kegagalan. Oleh karena itu, perasaan kurang PD sebaiknya mulai dihilangkan dari sekarang.

Percaya diri adalah seberapa besar Anda yakin terhadap kemampuan diri sendiri, yakin dengan kelebihan yang dimiliki, dan tidak mempermasalahkan kekurangan yang melekat pada diri. Camkanlah baik-baik bahwa percaya diri adalah sumber rahasia utama dari sukses seseorang. Oleh sebab itu, milikilah kepercayaan itu dalam diri anda.

Tips untuk meningkatkan rasa percaya diri:


Memang Tidak ada solusi instant untuk mengalahkan rasa percaya diri. Namun seperti pepatah; "Practice make a man perfect.",  Jadi yang harus kita lakukan adalah mencoba untuk terlepas dari belenggu perasaan sendiri dengan melaksanakan beberapa tips berikut:


Bersyukur

Selalu bersyukur apa yang dianugerahkan Tuhan kepada kita. Yakinlah bahwa Tuhan telah menciptakan setiap individu dengan kelebihan dan kekurangannya masing masing. Mungkin Anda merasa malu tampil didepan umum, karena menganggap diri Anda sebagai seseorang yang banyak kelemahan. Sebenarnya tidak demikian, karena setiap orang memiliki potensi. Hanya saja mungkin Anda belum menyadarinya.

Gali potensi diri

Temukan dan kenali rasa ketidaknyamanan Anda, Tak peduli seberapa besar perasaan ketidaknyamanan tersebut. Setiap orang pasti memiliki kelebihan atau bakat dalam hal tertentu. Temukanlah apa yang  menjadi keahlian Anda, fokus dan kembangkanlah. Perasaan rendah diri adalah pernyataan dari pikiran yang mendeklarasikan, jika diri anda adalah sebagai Korban.

Melatih keberanian dan tampil percaya diri.

Untuk melatih rasa percaya diri, biasakan untuk selalu mengambil tempat duduk paling depan dalam berbagai kesempatan. Selalu berpakaian rapi, dan selalu berbicara pantas dan tersenyumlah. Jika berbicara, tataplah mata lawan bicara Anda dan menggunakan bahasa tubuh yang baik.


Kalahkan rasa takut

Rasa takut itulah yang secara perlahan akan membunuhmu. Selama tindakan Anda benar, kenapa harus takut?,,,,. Perasaan takut karena merasa tak mampu dimiliki oleh semua orang, dan hanya bagi yang mampu mengalahkan rasa takutnya saja yang akan berhasil . Tanamkan prinsip, “Tindakan akan mengalahkan ketakutan. Sebaliknya, kebimbangan dan penundaan justru akan memupuk rasa takut.”

Selalu Berpikiran Positif.

Berikanlah Pujian yg Pantas Kepada Orang Lain. Ketika kita berpikir negatif tentang diri kita, terkadang kita juga akan melakukan hal yang sama pada orang lain, yaitu dalam bentuk hinaan dan gosip. Hindarilah bergosip ria, yang mana ini justru akan semakin menusuk diri anda sendiri . Sebaliknya, berusahalah untuk memberikan pujian pada orang-orang disekitar anda. Dalam prosesnya, anda akan menjadi disukai dan dapat membangun rasa percaya diri. Dengan melihat sisi yang terbaik dari orang lain,secara tidak langsung membawa hal yang terbaik pada diri sendiri.

Bayangkanlah hal-hal baik saja, sebab kita akan cenderung menjadi seperti apa yang kita bayangkan itu. Oleh sebab itu, yakinlah bahwa anda bisa mencapai perkara-perkara yang baik.

Kenali Kesuksesan Anda.

Praktikkanlah prinsip harapan kreatif. Harapan semacam itu akan senantiasa membawa hasil yang positif bagi anda. Percayalah selalu, bahwa anda akan bisa berhasil untuk memperoleh yang terbaik dalam hidup ini.

Berolahraga

Melatih disiplin untuk berolah raga tidak hanya membuat Anda merasa lebih baik, tapi juga akan menciptakan momentum positif pada diri Anda sepanjang hari.

Fokus pada kontribusi

Kita mungkin terlalu sering terjebak dengan keinginan diri-sendiri. Kita hanya terlalu fokus kepada diri kita sendiri, namun kurang peduli pada kebutuhan orang lain. Padahal,  jika mencoba untuk berkonsentrasi pada kontribusi diri terhadap orang lain misalnya, maka Anda tidak akan terlalu khawatir lagi terhadap kekurangan sendiri.

Hal ini akan meningkatkan rasa kepercayaan diri, dan memungkinkan Anda untuk berkontribusi dengan efisiensi maksimal. Semakin Anda banyak berkontribusi, maka keberadaan Anda akan semakin dihargai dan diakui. Jalan menuju sukses pun akan terbuka semakin lebar.


Temukan hakikat diri Anda

Jika Anda telah berhasil menemukan hakikat pada diri Anda yang sebenarnya, maka teruskanlah berbuat demikian. Dengan demikian, Anda akan mendapati gairah baru dan mulai menyukai keadaan diri anda.

Berpikir "Sanggup"

Semuanya bisa terlaksana, asalkan Anda berpikir jika Anda sanggup melaksanakannya. Camkanlah kata-kata ini sedalam-dalamnya di dalam kalbu sanubari anda. Sebab kata-kata ini padat dengan muatan energi dan kebenaran.
{ Read More }


IconIconIconFollow Me on Pinterest