Tampilkan postingan dengan label pesawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pesawat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Desember 2013

10 Pesawat Tercepat di Dunia

1. Space Shuttle
 
Anda mungkin sudah pada tahu apa itu SPACE SHUTTLE! Betul banget.. mesin yang digunakan sebagai roket pendorong untuk pesawat ulang alik. Roket pendorong ini pertama kali dibuat oleh NASA pada 1981. Dan memiliki kecepatan 20.000 mil per jam, sedangkan kecepatan rata-ratanya adalah 17.500 mil per jam.
 
 
2. X-43A
gambar saat pesawat lepas dari Induk-nya
Pesawat ini dibangun oleh NASA, dan digunakan pada waktu-waktu tertentu, misalnya untuk tujuan observasi, mata-mata dan lain sebagainya. Pesawat ini berhasil memecahkan rekor dunia penerbangan berkecepatan tinggi pada bulan November 2004, yaitu 7.500 mil per jam.
 
 
3. X-15
 
Pesawat ini juga merupakan pesawat yang dirancang oleh NASA dan "X" menunjukkan bahwa pesawat tersebut adalah pesawat eksperimental. Dibuat kembali pada 1959. Pesawat ini mampu melesat pada kecepatan rata-rata 4.510 mil per jam.
 
 
4. SR-71 Blackbird
 
Pesawat ini didesign oleh Clarence Kelly Johnson pada tahun 1966. Yang kemudian dikembangkan oleh Amerika Serikat di bawah pengawasan NASA. Pesawat ini mampu melesat dengan kecepatan 2.200 mil per jam.
 
 
5. MiG-25R Fox Bat-B
 
Dikenal dengan sebutan Mikoyan-Gurevich, yang di bangun pada tahun 1960 oleh Rusia. Pesawat ini adalah salah satu yang menjadi andalan angkatan-angkatan udara Aljazair dan Suriah. Pesawat ini sengaja dibuat sebagai jawaban atas pembuatan pesawat Mack 3 dari Amerika Serikat. Pesawat ini mampu melesat pada kecepatan hingga 2000 kilometer per jam.
 
 
6. X-2
 
Dikenal sebagai "star buster", juga merupakan pesawat eksperimental yang dibuat pada tahun 1955 yang diproduksi oleh amerika serikat. Pesawat ini memiliki kecepatan hingga 1.900 kilometer per jam.
 
 
7. XB-70 Valkyrie
 
Ini adalah sebuah pesawat pembom strategis pertama kali yang dimiliki di Amerika Serikat dan mampu melakukan perjalanan ke hampir seluruh bagian di dunia. Pesawat ini mampu melesat pada kecepatan rata-rata 1.890 kilometer per jam.
 
 
8. F-15 Eagle
 
Awalnya dibangun oleh Amerika Serikat untuk tujuan dapat melesat ke tempat-tempat berjarak jauh seperti Jepang, Arab Saudi dan Israel. Di bangun pada tahun 1972. Pesawat ini mampu melesat dengan kecepatan rata-rata 1.875 kilometer per jam
 

9. MiG-31 Foxhound
 
MiG 31 adalah pesawat yang dirilis yang lebih baru dari pada MiG 25. Pesawat ini mampu melesat pada hingga 1.750 kilometer per jam.
 
 
10. F-111 Aardvark

Pesawat ini adalah pesawat pembom-tempur yang yang di buat oleh angkatan udara Australia. Kecepatan rata-rata pesawat ini adalah 1.650 kilometer per jam.
 
 
sumber
{ Read More }


Rabu, 20 November 2013

Cara Atasi Sakit Telinga Saat Naik Pesawat

Cara Atasi Sakit Telinga Saat Naik Pesawat - Waktu pesawat baru lepas landas atau bahkan hendak mendarat, penumpang sering merasakan sakit di telinga akibat terjadinya perubahan tekanan udara. Hal ini bisa diredakan dengan banyak cara, antara lain dengan selembar tisu dan air panas.



Nyeri di telinga yang dirasakan saat naik pesawat terjadi karena telinga kesulitan beradaptasi dengan perubahan tekanan udara di luar. Tekanan tersebut memicu penyumbatan aliran udara dari hidung ke telinga yang melewati tuba eusthacii, sehingga udara terperangkap di rongga telinga dan terasa sakit.

Ahli kesehatan penerbangan dari TNI AU, Dr Wawan Mulyawan, SpBS memberikan cara praktis untuk membebaskan udara yang terperangkap di telinga saat naik pesawat. Cukup dengan menggunakan tisu dan gelas berisi air panas, yang semuanya tersedia di ruang pramugari.

Caranya, selembar tisu dimasukkan ke dalam gelas hingga air panas di dalamnya terserap masuk ke serat-seratnya sehingga tidak tumpah jika sewaktu-waktu terjadi guncangan di kabin pesawat. Dekatkan gelas berisi tisu dan air panas itu ke dekat telinga, lalu biarkan uap panas mengisi rongga telinga.

Uap panas ini akan meredakan sumbatan di tuba eusthacia, sehingga udara yang terperangkap di dalam rongga telinga bisa dikeluarkan. Rasa nyeri dan berdenging akan berkurang ketika udara yang terjebak telah dikeluarkan dengan bantuan udara panas.

Alternatif lainnya, jika tidak ada tisu dan air panas maka cukup dengan menutup hidung dengan salah satu tangan. Kemudian dengan hati-hati hembuskan napas dari paru-paru dengan mulut tertutup agar tekanannya mendesak tiba eusthacii sehingga sumbatannya terbuka.

Bisa juga dengan cara yang paling mudah, yakni dengan melakukan gerakan mengunyah permen atau menelan sesuatu. Cara ini cukup mudah dilakukan, namun kadang-kadang tidak banyak membantu pada orang tertentu yang telinganya sensitif atau sedang mengalami infeksi sinus.

"Rasa sakit di telinga saat naik pesawat terjadi akibat perbedaan tekanan, bukan karena suara mesin pesawat yang bising," kata Dr Wawan usai dilantik sebagai doktor ilmu biomedik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Selasa (10/1/2012).


sumber
{ Read More }


IconIconIconFollow Me on Pinterest